Friday, 19 July 2013

Sebatas Imaji

Mungkin, aku adalah satu dari seribu bunga yang rindu akan sinaran mentari. Mungkin, aku adalah satu diantara berjuta pasir yang terhempas ombak di pesisir pantai. Atau Mungkin, aku hanyalah satu diantara mereka yang selalu memuja dan mengagumimu.

Layaknya dedaunan kering yang siap terjatuh kapanpun angin menyentuhnya. Ataukah seperti Kepompong yang siap meninggalkan cangkangnya untuk dapat terbang tinggi melihat dunia. Semua itu hanyalah kemungkinan yang bersarang dalam Imajiku.

Sebuah Imaji yang selalu rindu akan sesuatu yang dapat menghangatkannya lagi. Bukan Cinta yang tiba - tiba datang. Bukan juga Kasih yang hadir tanpa sebuah Proses. Melainkan Waktu yang memberikannya izin untuk memproses setiap hati yang berjarak tak lebih jauh dari sebuah Doa.

Bintang, Aku Jatuh Cinta

Jangan pernah menyapa jika kelak kau akan menghilang. Karna semua itu hanyalah sebuah ilusi dalam mimpi yang tak ku ketahui kapan akan menjadi nyata. Kamu adalah bintang dalam malamku. Hadirmu yang selalu kunikmati dalam hening malam, membuatku semakin cinta pada masa dimana sang mentari mulai enggan menampakkan kembali wajahnya.

Tak hanya satu atau dua kali aku menantimu. Tak hanya satu atau dua jam aku menikmatimu. Tak habis satu atau dua tahun aku merindukanmu. Semua itu kunikmati dalam kesendirianku. Dalam diam dan bungkamku.

Apa yang bisa meyakinkanku tentang bintang yang jatuh cinta pada sang pasir pantai ini. Semua hanya ilusi. Impian yang tak akan mungkin menjadi nyata.

Kumohon... tetaplah menjadi bintang disana. Ditempat yang seharusnya kau berada. Tak perlu kau pedulikan rasa si pasir pantai. Karna ia akan selalu berada disana untuk menanti malam. Memejamkan matanya, sebelum kemudian ia bermimpi tentang bintang yang selalu menjadi semangatnya.

Tuesday, 9 July 2013

Untukmu, yang baru mengenal Cinta

Sebuah perkenalan yan tak disengaja. Semua terjadi begitu saja, mengalir tanpa paksaan. Senyuman yang mengembang menandakan adanya kebahagiaan. Kamu. Ya, kamulah Bahagia itu. Kamu yang tiba-tiba hadir dan memberiku warna baru. Kamu yang tersenyum dengan segala kesederhanaanmu. Dan kamu, yang juga masuk tanpa permisi kedalam hati ini. Ya, hanya kamu yang bisa melakukan itu semua.