Sunday, 10 September 2017

Banyak hal yang terjadi didalam hidupku. Kebahagiaan yang hilang. Damai sejahtera yang memudar. Hingga hancurnya hidup dan keluargaku.

Semua terjadi begitu cepat. Tidak seindah apa yang sebelumnya aku jalani.

Ini berbeda...

Seakan Tuhan pergi meninggalkanku.
Aku jatuh, aku terpuruk, bahkan aku tak sanggup bangkit.

Aku sendiri..
Dalam harapan yang patah. Dalam kegelapan yang tak menemukan terang. Juga dalam penyesalan yang mungkin tak berujung.

Tetapi Dia,
Menyentuh hatiku dengan Kasih-Nya,
Berbicara lembut, seakan aku tak memiliki cela Dimata-Nya.

Membuatku mengerti, betapa Ia mencintaiku.

Tidak ada yang dapat menggambarkan indahnya Kasih-Mu. Sejuta kesalahanku telah Kau hilangkan daripadaku. Kau beriku hati dan hidup yang baru.

Bapa.. Aku mencintaimu.

Thursday, 6 October 2016

Kenali dan Pahami

Dia hadir dengan tiba-tiba..
Begitu singkat, hingga aku tak menyadarinya.
Menyita waktu dan perhatianku
Membuatku seakan wajib untuk memikirkannya..

Apa yang kamu harapkan?
Apa yang kamu inginkan?
Sesuatu yang tiba-tiba saja merubah hidupmu? Sesuatu yang dengan begitu cepat menguasai isi dalam otakmu?

Hey...
Jangan bodoh. Mereka bisa saja lebih pintar darimu. Dengan keindahan-keindahan dalam tutur katanya. Dengan keramahan dan senyuman yang juga dapat mereka miliki. Apa kamu bangga dapat merasakan semua itu?

Jangan bodoh. Sekali lagi kukatakan jangan bodoh. Karena bukan kamu yang menjadi satu-satunya. Bukan kamu yang menjadi akhir penantiannya. Dan bukan kamu orang yang mereka maksud dalam setiap perkataannya. Bukan Kamu!

Sadarlah akan kehidupanmu. Sadarlah akan keadaanmu. Dan sadarlah akan mimpi-mimpimu. Janganlah kandas hanya karena gelombang kecil yang tercipta diantara badai yang sangat kecil. Janganlah menjadi lemah dan rapuh lalu menyerah begitu saja. Berjanjilah untuk kembali tegar. Kembali berdiri dengan sisa kekuatanmu. Jangan menganggap semua baik-baik saja hanya karena dalam jangka waktu tertentu kamulah yang mengisi waktunya.

Hidup tidak sebaik itu. Ia jahat. Ia keji. Bahkan terlalu sadis hanya untuk sebuah hati yang diberikan atas dasar ketulusan. Jangan pernah nodai kepercayaan hanya karena kamu merasa kamulah satu-satunya.

Kenali dan pahami.
Dua hal yang akan membuatmu tersadar.
Bahwa tak ada yang benar-benar nyata.
Tak ada yang benar-benar sempurna.
Dan tak ada yang benar-benar membuatmu menjadi satu-satunya dalam waktu yang sesingkat itu.

Tolong, kenali dan pahami
Bahwa Hati adalah tempat Sakral dimana tak ada seorangpun yang dapat keluar masuk sesuka hati.

Situation

Hay...
Aku tak tahu harus memulai dari mana..
Selalu saja seperti ini..
Sesuatu yang membuatku merasa tak tentu..

Andai saja aku bisa membuat semua orang tersenyum, pasti sudah kulakukan dari dulu. Memberi kebahagiaan kepada kalian yang begitu sangat menyayangiku. Melukis senyuman yang keindahannya melebihi goresan senja dimataku. Yaa... Senja...

Aku sangat mencintainya. Bahkan merasa hidup ketika ada diantaranya. Ia sangatlah indah, bahkan begitu menakjubkan.

Tapii...
Apa yang bisa aku lakukan? Ketika tiba-tiba saja rasa itu muncul? Menyeruak ke permukaan hati dan mulai menguasainya. Aku lemah, jika melihat kesedihan diantara wajah mereka. Aku merasa tak berarti, saat kehadiranku tak mampu menghapus air matanya. Aku harus bagaimana? Dengan segala kekurangan yang kumiliki. Dengan semua keterbatasan yang ada padaku.

Kumohon, bicaralah...
Apa yang harus kuperbuat?

Aku tak memahami semuanya, bahkan diriku sendiri. Aku merasa hilang. Berjalan tanpa arah. Dan melangkah tanpa tenaga. Aku rapuh dalam segala ketidaksanggupanku. Aku jatuh, dalam segala ketidaktahuanku. Aku benar-benar tersesat, diantara rasa yang sama sekali tak ingin kurasakan.

Kumohon mengertilah..
Bukan karena aku ingin membuat kalian berduka atasku, hanya saja waktu yang berbicara. Bahwa aku harus tetap terdiam dan membiarkan semua terjadi begitu saja...